Inilah Politisi Malaysia Yang Sangat Menghargai Bangsa Indonesia



Orang hebat dari negeri jiran malaysia gan... Namanya Anwar Ibrahim
Di adalah sedikit dari masyarakat malaysia yg masih menghormati dan
menghargai jasa-jasa 'GURU' mereka, bangsa Indonesia. Dia secara tegas
berani mengkritik pedas pers mereka yang menurutnya terlalu kaku karena
dikontrol penuh oleh pemerintah. Dia juga berani mengkritik masalah
seni & kebudayaan indonesia yang diakui oleh pemerintah malaysia.
Tapi di negaranya sendiri malaysia, dia dianggap orang sinting / tidak


waras..


Spoiler for anwar1:
Spoiler for anwar2:


Anwar Ibrahim juga pernah jadi bintang tamu di acara
Kick Andy! Metro TV. Waktu itu gw juga liat dan itu udah lama banget
kayaknya. Pertama gw liat acara tsb gw langsung heran masih ada orang
malaysia yg begitu berbangga hati punya negara tetangga seluhur
Indonesia.

Rekaman acara Kick! Andy tersebut dapat juragan lihat di youtube


ANWAR IBRAHIM @ KICK! ANDY


Spoiler for kick!andy:

“Saya tidak dendam pada Mahathir. Saya sudah memaafkan dia,” ujar Anwar
Ibrahim. Pernyataan itu berkaitan dengan “penderitaan” yang harus dia
tanggung di masa pemerintahan Perdana Menteri Mahathir Muhamad. Datang
langsung dari Malaysia dan tampil di Kick Andy, Anwar Ibrahim bicara
blak-blakan tentang apa yang dialaminya waktu itu. Termasuk tuduhan dia
melakukan perbuatan bejat yakni menyodomi supir istrinya dan saudara
angkatnya. Mantan wakil perdana menteri Malaysia ini juga menceritakan
bagaimana penyiksaan yang dilakukan polisi pada saat penangkapan atas
dirinya dan kehidupannya selama di penjara. “Saya disingkirkan oleh
Mahathir karena saya melawan praktek korupsi yang dilakukannya. Saya
dulu wakil perdana menteri jadi saya tahu banyak penyelewengan yang
terjadi. Itu salah satu alasan mengapa saya disingkirkan,” ujarnya.
“Kalau mau aman, saya bisa saja diam. Toh tinggal satu langkah lagi
saya jadi perdana menteri. Tapi, hati saya menolak untuk diam.” Soal
tuduhan bahwa dia melakukan perbuatan sodomi juga diakuinya sebagai
salah satu cara keji yang digunakan Mahathir untuk mendeskreditkan
dirinya. Bahkan lebih jauh, dia dilaporkan melakukan perselingkuhan
dengan istri salah satu stafnya. “Tuduhan itu tidak pernah bisa
dibuktikan. Bahkan pelapor mencabut laporannya,” ujar Anwar yang ketika
itu merupakan anak emas Mahathir dan dipersiapkan menggantikan orang
nomor satu Malaysia itu.


Anwar yang tidak bisa menutup mata atas penyimpangan keuangan yang
terjadi pada masa itu, lalu turun berdemo di jalanan. Akibatnya, dia
ditangkap. Tuduhan resminya, Anwar melakukan “korupsi” karena
menggunakan kekuasaannya untuk mengancam saksi pelapor agar mencabut
laporan mereka. Waktu itu supir istrinya dan saudara angkatnya
melaporkan Anwar atas perbuatan sodomi yang mereka alami. Mereka
kemudian mencabut laporan itu. Alasannya, dalam pemeriksaan mereka
disiksa untuk mengakui telah disodomi Anwar. Namun, hakim yang
mengadili perkara “korupsi” itu tetap pada keyakinannya dan memvonis
hukuman enam tahun penjara bagi ayah empat anak ini. Selama di dalam
penjara, istri Anwar, Datin Wan Azzisah mengambil alih perjuangan
dengan mendirikan Partai Keadilan. “Saya beruntung mendapatkan istri
seperti dia. Jelita wajahnya, jelita hatinya.”


Anwar beruntung. Pada saat dia diadili untuk kasus sodomi, pemerintahan
berganti. Perdana menteri yang baru, Abdullah Badawi, secara terbuka
mengatakan tidak akan mencampuri urusan pengadilan itu. Ujung-ujungnya
Anwar divonis bebas. “Saya berterima kasih pada Badawi. Dia orang baik.
Tapi, dia terlalu lemah sehingga saat ini perekonomian Malaysia merosot
tajam,” ungkap mantan menteri keuangan ini.


Anwar yang sewaktu muda dulu pernah belajar di Indonesia mengaku
memiliki hubungan emosional dengan Indonesia. Teman-temannya juga
banyak. Antara lain Fahmi Idris, Adi Sasono, Amin Rais, Adnan Buyung
Nasution, Taufiq Ismail, dan Rendra. “Itu sebabnya saya dibenci karena
dianggap lebih pro Indonesia. Saya dituduh tidak nasionalis karena
sering membela kepentingan Indonesia,” ujarnya. Salah satu yang paling
sering dia kritik adalah perlakuan Malaysia terhadap tenaga kerja
Indonesia. “Saya sering protes atas perlakukan terhadap TKI. Sering
terjadi penyiksaan. Saya tidak ada urusan dengan nasionalisme. Saya
melihat persoalan ini dari kacamata kemanusiaan,” dia menegaskan.
Kondisi tersebut, menurut pria yang selalu tampil rapih ini, belakangan
semakin menjadi-jadi. “Ini yang selalu saya kritisi. Sebab kalau
pejabat tinggi seperti saya saja dipukuli, apalagi TKI,” ujarnya
masgul. Karena itu, dia bertekad untuk memperbaiki keadaan dengan
mencalonkan dirinya dalam pemilihan perdana menteri mendatang.


Anwar mengaku tidak gentar pada berbagai cara yang dilakukan penguasa
saat ini untuk mengganjalnya. Termasuk dengan adanya upaya mempercepat
pemilihan pada 2008 nanti agar dia tidak bisa ikut bertanding.
Pasalnya, akibat dihukum penjara enam tahun, hak poilitik Anwar
dicabut.


Selama lima tahun dia tidak boleh berpolitik. Karena baru dibebaskan
2004, maka kakek satu cucu ini baru boleh terjun ke politik pada 2009
nanti. “Saya akan maju terus. Saya sudah siapkan strategi kalau
pemilihan dipercepat,” ujarnya. Kalau lawan politiknya menggunakan
cara-cara kekerasan, apakah anak dan istri siap menanggung risiko untuk
kedua kalinya? “Mereka sudah siap. Kami sudah berikrar. Saya akan maju
terus.”


Andai saja semua orang malaysia masih waras dan gak congak kayak dia ya gan..


PUTRI SULUNG ANWAR IBRAHIM



Israel Caci Obama Firaun Hitam Tak Beradab!

http://www.suaramedia.com/eng/images/stories/usa/aobama.jpg



Israel menjuluki presiden AS Barack Obama sebagai seorang Firaun karena mereka tidak menyukai keputusan Obama yang meminta penghentian pembangunan pemukiman ilegal Yahudi (SuaraMedia News)



TEL AVIV (SuaraMedia) – Ada semacam kekhawatiran yang menyeruak di kalangan menteri Israel mengenai permintaan dari pihak Washington untuk membekukan segala proses pembangunan pemukiman Yahudi ilegal, termasuk yang dianggap Israel sebagai “pertumbuhan alami”, yang merujuk pada pembangunan di pemmukiman yang sudah berdiri sebelumnya untuk mengakomodir pertumbuhan keluarga.

Seorang menteri Israel menjuluki presiden As Barack Obama sebagai seorang Firaun berkulit hitam ditengah semakin melebarnya jurang perbedaan antara kedua negara sekutu tersebut.


Pernyataan yang dilontarkan oleh menteri sains dan teknologi Israel, Daniel Hershkowitz, tersebut terjadi setelah Obama menyerukan pembekuan pembangunan pemukiman Yahudi ilegal di Tepi Barat terjajah.

“Permintaan untuk mencegah semakin “pertumbuhan alami” tersebut sangatlah tidak beralasan dan mirip seperti perintah Firaun yang menyerukan agar semua anak laki-laki dibenamkan ke dasar sungai nil,” kata Hershkowitz.


Pihak Washington sebelumnya menuntut penghentian pembangunan pemukiman Yahudi ilegal yang disebut Israel “pertumbuhan alami.”


“Apa yang akan kita katakan kepada sebuah keluarga yang hanya memiliki satu orang anak, yang kini sudah memiliki empat atau lima orang anak? Apakah anak-anak yang lainnya harus dipindahkan ke Petah Tikva? AS harusnya mengerti bahwa permintaan tersebut tidak masuk akal, dan kami harus menyatakan itu kepada AS dengan tegas,” tambahnya.


Sementara itu, menteri dalam negeri Israel, Eli Yishai, juga mengeluarkan kecaman keras terhadap Obama atas permintaan AS tersebut.


“Permintaan untuk membekukan pembangunan pemukiman Yahudi adalah keputusan pemerintah yang tidak disukai oleh masyarakat luas, khususnya dalam hal “pertumbuhan alami” pemukiman Yahudi.”


“Hal tersebut sama artinya dengan perintah pengusiran atas kaum muda yang tinggal di Ma’aleh Adumim dan Kiryat Sefer. Saya berharap agar pemerintah AS bisa memahami keadaan ini. Apa yang diinginkan AS dari kami menyangkut masalah keamanan yang tidak mungkin kami lakukan,” tambahnya.


Namun demikian, para menteri tersebut tampaknya akan bersepakat dengan para anggota kabinet dari kelompok sayap-kiri yang mendesak mereka agar sebisa mungkin menghindari selisih paham dengan pemerintahan AS.


“Kami harus mengerti bahwa peraturan permainan telah berubah,” kata menteri kesejahteraan, Isaac Herzog, dari partai buruh. “Pemerintahan AS yang sekarang memiliki pandangan yang berbeda mengenai hal ini jika dibandingkan dengan dua presiden pendahulu Obama.”


Dia menambahkan, “Jika anda menginginkan sebuah gelas yang terisi penuh, maka anda hanya akan mendapatkan gelas yang berisi setengahnya. Jika anda tidak menciptakan keseimbangan diplomatik, maka anda akan kehilangan dukungan AS.”


Menurut rencana perdamaian “roadmap” yang didukung AS, Israel harus mengakhiri segala bentuk pembangunan pemukiman Yahudi di tanah yang dijajah sejak perang tahun 1967.


Menteri informasi dan Diaspora, Yuli Edelstein memilih memberikan pandangan yang positif mengenai perselisihan yang mengancam akan semakin memperlebar jurang yang ada antara AS dan Israel.


“Dalam beberapa hari terakhir, terbukti bahwa kita beruntung memiliki Perdana Menteri seperti (Benjamin) Netanyahu yang menggelar pembicaraan (dengan AS) perihal “pertumbuhan alami” di Tepi Barat dan pembangunan pemukiman di Yerusalem,” katanya. Bayangkan saja jika perdana menterinya orang lain, mungkin saja kita semua akan terus berbelit-belit dalam jangka waktu yang tidak terhingga.”


Dia menambahkan, “Kami tidak menginginkan adanya konflik dengan Gedung Putih, kami hanya meminta pengertian dari mereka, dan kunjungan Netanyahu ke sana telah membuktikan hal tersebut. Presiden Obama adalah sahabat Israel, dan saya yakin kami semua akan dapat menyelesaikan ketidaksepahaman ini.”


Pemimpin kelompok nasional, Ya’akov Katz, mengatakan kepada radio militer bahwa jika sampai Netanyahu menghentikan pembangunan pemukiman, maka partainya pasti akan segera mengambil langkah untuk menggulingkan pemerintahan Netanyahu.


“Ketika sebelumnya Netanyahu digulingkan oleh kelompok kanan, dia dijatuhkan secara diam-diam,” kata Katz. “Jika saya yang menjadi perdana menteri, saya akan berkata dengan sopan kepada Obama bahwa “tanah Israel” adalah tanah kami. Saya sangat yakin jika saya berbicara dengan penuh cinta kasih, maka dia akan setuju dengan saya.”


Pemerintahan baru Israel yang dikomandani oleh Benjamin Netanyahu telah mengisyaratkan bahwa pihaknya akan mengingkari komitmen atas perjanjian yang dibuat oleh pemerintahan sebelumnya berkenaan dengan proses perdamaian. (dn/ptv/yn) Dikutip oleh www.suaramedia.com


Blog Archive

Bagaimanakah pendapat Anda tentang Blog saya?

Terima kasih kepada teman teman dan rekan rekan