Aktor Harry Potter Terjangkit Flu Babi

*

VIVAnews – Virus H1N1 tak memilih korban. Bahkan ‘penyihir’ pun bisa terjangkit flu babi (swine flu). Pemain film ‘Harry Potter’, Rupert Grint (20) dikabarkan baru sembuh dari serangan H1N1.

“Memang benar Rupert Grint harus beristirahat beberapa hari karena flu babi,” kata Juru Bicara Grint dalam rilisnya, seperti dikutip dari laman Daily News, Sabtu 4 Juli 2009 waktu setempat.

Pemeran Ron Weasley, sahabat Harry Potter itu, terpaksa harus cuti dari kegiatan syuting film “Harry Potter and The Deathly Hallow”, sekuel terakhir dari film Harry Potter.

Kabar baiknya, ‘penyihir’ itu sudah melalui masa kritis dan sudah cukup sehat untuk melanjutkan film. Dokter yang memeriksanya pun menyatakan dia telah bebas dari flu babi.

Grint bahkan sudah bisa melangkah di karpet merah London, Kamis 2 Juli 2009, dalam pemutaran perdana “Harry Potter and the Half Blood Prince”, yang diangkat dari buku keenam karya penulis populer, JK Rowling.

“Dia sudah sembuh dan bisa bergabung dengan teman-temannya menghadiri premier minggu ini dan segera melanjutkan syuting,” tambah rilis tersebut. Meski harus cuti, sakitnya Ron eh Grint tak mempengaruhi proses pengambilan gambar.

Film Harry Potter terbaru “Harry Potter and the Half Blood Prince” akan ditayangkan di bioskop-bioskop di Eropa mulai 15 Juli 2009 . Dua hari kemudian, flim yang ditunggu-tunggu publik itu,akan diputar di Jepang dan Amerika Serikat.

Sebanyak 7.500 kasus flu babi dilaporkan terjadi di Inggris, empat diantaranya meninggal. Kasus di Inggris adalah yang terbanyak di Eropa.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis malam 11 Juni 2009 waktu setempat (Jumat dini hari WIB) menaikan status flu babi ke pandemi atau level 6, yang merupakan status siaga tertinggi yang dinyatakan WHO atas suatu wabah penyakit. Itu merupakan kali pertama dalam 41 tahun terakhir WHO menyatakan wabah penyakit berada dalam status pandemi.

Sumber : www.VIVAnews.com

Pemakaman Jacko, Peti Mati Emas 250 Juta Dikawal Hewan Sirkus

Berlapis Emas dan Mewah Peti Mati Jacko

Berlapis Emas dan Mewah Peti Mati Jacko

Michael Jackson sudah dianggap sebagai raja, meskipun hanya Raja Musik Pop. Selayaknya raja, maka upacara pemakaman Michael Jackson akan megah dan meriah. Tidak kurang dari artis top dan parade binatang sirkus akan memeriahkan pemakaman ini.

Upacara pelepasan jenazah Jakcson akan dilangsungkan di Staples Center, Los Angeles pada Selasa (7/7). Markas klub basket LA Lakers ini merupakan tempat terakhir Jakcson terlihat hidup dan segar, karena tempat ini merupakan tempat latihan Jackson dan pendukung “This Is It Tour”, pada pertengahan Juli di London.

Sebanyak 11.000 orang diundang datang ke acara ini, di mana mereka akan mendapat tiket gratis. Sementara orang-orang yang tak kebagian tiket bisa menyaksikannya dari layar besar yang akan di pasang di luar stadion berkapasitas 20.000 orang itu.

Upacara ini akan berisi penyampaian kesan-kesan keluarga dan teman-teman dekat Jackson. Artis yang diharapkan hadir antara lain Diana Ross, Elizabeth Taylor, dan Paul McCartney.

Sirkus

Rencananya, upacara ini akan dibuka dengan parade binatang-binatang sirkus, termasuk gajah dan harimau. Kebetulan pada hari itu memang dijadwalkan berlangsung acara tahunan LA Parade’s of The Elephant. Binatang-binatang itu merupakan milik The Ringling Bros Barnum And Bailey Circus.

Pokoknya upacara pemakaman itu akan menjadi “pertunjukan terbesar di dunia”. Hal ini seperti diungkapkan Michael Jackson tahun 2002 saat ditanya bagaimana bentuk upacara pemakaman dirinya.

“Itu akan menjadi pertunjukan terbesar di dunia,” kata Jackson saat itu. Dia bahkan menambahkan, upacara itu harus disertai pesta kembang api.

Lucunya, Ringling Bros Circus mempunyai tagline marketing “The Greatest Show on Earth – Pertunjukkan Terbesar di Dunia”

“Michael pasti tersenyum dan senang melihat segala kemeriahan ini di upacara pemakamannya,” kata jurubicara perusahaan sirkus tersebut.

Berlapis emas

Jenazah Jackson sendiri akan diletakkan dalam peti buatan America’s Batesville Casket Company yang baru dipesan Rabu (1/7) malam. Jangan terkejut saat mendengar peti tipe Promethean itu seharga 25.000 dolar AS, karena peti itu terbuat dari perunggu yang kemudian dilapisi emas.

Tidak cukup sampai di situ, emas itu kemudian dipoles sehingga menghasilkan penampilan sangat mengkilap seperti kaca. Siapa pun bisa melihat pantulan dirinya di sana. Bagian dalam peti, yang menurut laman berita gosip TMZ.com mirip dengan peti yang digunakan oleh James Brown, dilapisi beludru seluruhnya. Sayangnya pemakai peti itu tak nisa merasakan segala kemewahan itu.

Setelah segala upacara meriah itu, jenazah Jackson akan dikuburkan di Taman Pemakaman Forest Lawn, yang hanya dihadiri keluarga dan teman dekat. Sarung tangan bertahtakan berlian, yang dikenakan Jacko dalam berbagai show-nya, akan ikut dimakamkan bersama Jacko. Sebuah liang lahat telah digali di tempat pemakaman itu.

Ada yang bilang, kuburan di Forest Lawn itu hanya sementara, karena jika segala urusan hukum soal utang-utang Michael sudah selesai, dan Neverland tetap dimiliki keluarga Jackson, maka jenazah Michael akan dipindahkan ke sana.

Sumber: Sripos

Lokomotif CC200 Seri 15

Sekilas, lokomotif CC200 seri 15 yang diparkir di Depo Lokomotif Daops (daerah operasional) PT KA III Cirebon tidak berbeda dengan lokomotif lain. Tapi, bagi para pecinta kereta api, loko tersebut menyimpan sejarah dan keunikan. Itulah satu-satunya loko jenis tersebut yang masih tersisa di dunia.
LOKOMOTIF CC 200 seri 15 merupakan lokomotif diesel pertama yang dipesan pemerintah Republik Indonesia dari pabrik General Electric Amerika Serikat awal 1950-an. Sebelumnya ada tiga seri, yaitu 08, 09, dan 15.
Kondisi CC200 seri 15 adalah yang terbaik daripada dua seri yang lain. Karena pertimbangan itu pulalah, dua seri lainnya dikanibal untuk mempertahankan seri 15. Spare part dua seri lainnya diambil untuk mengganti spare part seri 15 yang rusak.
Bagi pecinta kereta api, lokomotif CC200 merupakan barang kuno yang menarik dan menakjubkan. Pada Oktober 2001, komunitas pencinta kereta api Indonesia bahkan membentuk kelompok kerja Friends of CC200.
Sejak 25 Agustus 2003, lokomotif CC200 15 ditugaskan sebagai loko kas yang sudah menjadi tradisi sejak zaman kolonial Belanda. Loko kas berhenti di setiap stasiun rute Cirebon-Tanjung Rasa untuk mengambil setoran uang penghasilan masing-masing stasiun.
Image and video hosting by TinyPic
Jadwal pengambilan ditetapkan empat hari sekali. Loko kas juga bertugas mengirimkan gaji pegawai ke stasiun-stasiun pada awal bulan. Dengan adanya loko kas itu, pengelola stasiun (terutama stasiun-stasiun kecil) pun lega karena tidak perlu menyimpan uang setoran terlalu lama sehingga dapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hilang, tercecer, atau terpakai. Pada 28 September 2003, bertepatan dengan hari Ulang Tahun Ke-58 PT KA, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS) memperingati 50 tahun beroperasinya lokomotif CC200 (1953-2003) dengan menyelenggarakan kegiatan Open House Lokomotif CC200 di Stasiun Cirebon. Wakil Kepala Stasiun Cirebon Teguh Triyono, mengungkapkan, Lokomotif CC200 juga pernah digunakan untuk membawa rombongan Konferensi Asia Afrika pertama (KAA I) yang diadakan di Kota Bandung April 1955. Loko tersebut menarik gerbong yang ditumpangi delegasi dari 29 negara peserta KAA I. Termasuk di dalamnya Presiden pertama RI Ir Soekarno. Menurut Teguh, lokomotif CC200 juga digunakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada April 2009 saat membawa rombongan dengan gerbong Joko Kendil dari Stasiun Tanjung Priok menuju Pasar Senen. Bahkan, kemarin lokomotif CC200 masih harus bekerja keras dengan sisa tenaga rentanya untuk menarik kereta kelas dua yang rusak di Haurgeulis Indramayu. Tentu saja, seperti halnya orang tua, lokomotif CC200 tergopoh-gopoh. Meski masih mampu menarik beban 500 ton dengan usia 56 tahun, keperkasaannya tentu sudah berkurang. Dulu, kecepatan maksimalnya bisa 100 km/jam dan sekarang ini dengan beban yang ditariknya maksimal hanya 30 km/jam. Humas PT KAI Daops III Rudi Efendi menuturkan, lokomotif CC200 menjadi kebanggaan PT KAI Daop III Cirebon. Sebab, hingga kini lokomotif itu tinggal satu di dunia yang masih berfungsi dengan baik. ''Memang, spare part-nya sudah tidak ada. Tetapi, dengan kemampuan teknisi di Cirebon, ternyata kereta tersebut masih bisa dihidupkan dan tetap punya peran penting,'' katanya. Dia mengatakan, kali terakhir lokomotif CC200 difungsikan pada periode 1990-an ketika masih ada kereta langsam (istilah kereta jarak dekat, Red) untuk tujuan Cirebon-Cikampek. Kereta tersebut merupakan campuran antara kereta barang dan kereta penumpang. Sementara itu, pada zamannya, lokomotif CC200 adalah penarik kereta-kereta kelas eksekutif. Kepala Teknisi Depo Lokomotif Daops III Suherman mengatakan, dirinya sudah 23 tahun bergaul dengan lokomotif bersejarah tersebut. Sumber

Blog Archive

Bagaimanakah pendapat Anda tentang Blog saya?

Terima kasih kepada teman teman dan rekan rekan