Bagaimana terjadinya Petir dan bagaimana menghindarinya ?


Musim hujan telah tiba.Dimana mana hujan, Walaupun begitu Hujan adalah salah satu karunia Allah SWT, mengenai terjadinya banjir itu sih ulah manusianya sendiri. Oya kali ini saya gak membahas banjir, saya mau membahas bagaimana terjadinya petir yang biasanya juga hadir di musim hujan seperti ini. Kemarin sempat juga nonton berita di TV ada penambang yang berteduh saat hujan tersambar petir dan semuanya tewas, kebetulan mereka berteduh di sebuah gubuk ditengah lapangan. Oleh karena itu saya ingin membahas sedikit bagaimana petir itu terjadi dan cara apa saja menghindarinya.

Menurut wikipedia, Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya. Terjadinya sendiri disebabkan oleh 2 teori, yaitu Ionisasi dan gesekan antar awan. Penjelasannya:

a. Proses Ionisasi
Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan juga kejadian Ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan padat (es) menjadi cair.Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin yang berhembus, bila awan-awan terkumpul di suatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial yang cukup untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.

b.Gesekan antar awan
Pada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainya , dari proses ini terlahir electron-electron bebas yang memenuhi permukaan awan. proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris plastic yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas. Pada suatu saat awan ini akan terkumpul di sebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-elektron bebas ini saling menguatkan satu dengan lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi.


Animasi terjadinya petir disebuah kota besar


Waspadalah pada pohon, jangan berlindung di bawah pohon saat terjadi hujan petir



Petir juga digolongkan dalam beberapa tipe:
1. Petir dari awan ke Tanah (CG) petir ini tergolong berbahaya dan paling merusak, berasal dari muatan yang lebih rendah lalu mengalirkan muatan negatif ke tanah. Terkadang petir jenis ini mengandung muatan positif (+) terutama pada musim dingin.


gambar petir tipe CG

2. Petir dalam awan (IC), merupakan tipe yang paling sering terjadi antara pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama.

Gambar Petir tipe IC

3. Petir antar awan (CC), terjadi antara pusat muatan dari dua awan yang berbeda. Pelepasan muatan nya sendiri terjadi saat udara cerah antara awan tersebut.


Gambar Petir Tipe CC

4. Petir awan ke udara (CA) terjadi jika udara di sekitaran awan yang bermuatan positif (+) berinteraksi dengan udara yang bermuatan negatif (-) . Jika ini terjadi pada awan bagian bawah maka merupakan kombinasi dengan petir tipe CG. Petir CA tampak seperti jari-jari yang berasal dari petir CG



Gambar petir Tipe CA




Menurut muatan nya sendiri, petir dibagi menjadi dua yaitu petir negatif (+) dan petir positif (-) bedanya? kalau petir negatif cenderung menyambar berulang ulang dan bercabang cabang seperti sebuah akar pohon.
sedangkan petir positif, hanya menyambar sekali.



Petir Positif (+) dan Petir Negatif (-)



Nah apa yang kita lakukan bila terjadi hujan petir seperti itu? bila terjadi petir/kilat segeralah mencari bangunan yang memiliki penangkal petir atau mendekat pada mobil atau kendaraan besar lain nya, seperti truk. Bila temen temen memakai sepatu, maka sepatu berbahan karet atau kulit cenderung lebih aman (asal sepatu tidak bolong bagian bawah/bocor) dan syukur pula kalau kita memakai kaus kaki dan dalam keadaan kering sehingga bisa menjadi pemisah tubuh kita dengan tanah. Hindari ketinggian dan daerah terbuka seperti lapangan, daerah berair atau berlindung dibawah pohon! (apalagi pohon itu satu satunya pohon di sebuah tanah lapang). Jika temen temen berada di luar ruangan dan merasakan rambut temen temen berdiri itu mungkin pertanda petir akan menyambar anda, segera mencari tempat yang aman. Matikan alat alat eletronik dalam rumah, cabut saklar power dan juga antena.

Bagaimana untuk Bangunan?
Menyadari akan kebutuhan kenyamanan pada sebuah rumah, sekarang ini sudah banyak rumah rumah modern yang menggunakan penangkal petir untuk menghindari hal hal yang fatal pada saat terjadinya hujan petir. Penangkal petir tipe lama dibuat dari bahan tiang atau kabel yang mempunyai hambatan listrik besar, sehingga diharapkan listrik yang sampai pada pangkal penangkal petir cukup aman untuk dialirkan ke bumi. Penangkal petir modern dapat menerima secara struktur besarnya tegangan listrik yang didapat dari petir dan mengalirkannya ke bumi. Teori diversi sebagai dasar dari prinsip kerja penangkal petir, menyatakan bahwa kemampuan penangkal petir modern melindungi struktur dikarenakan kemampuan pembumiannya yang baik. Sehingga sambaran petir yang terjadi dapat dialirkan dengan aman ke bumi melalui konduktor pembumian.

Ujung penangkal petir mempunyai kemampuan "mengundang" petir yang berada disekelilingnya untuk disambar petir. Ini terjadi karena udara disekitar ujung penangkal petir mengalami ionisasi, sehingga berakibat mempunyai sifat konduktor yang dapat dialiri loncatan listrik.




Sedangkan pangkal ujung bawah penangkal petir idealnya merupakan lapisan yang mempunyai sifat penghantar listrik. Ini akan membuat daya serap tanah dari ujung penangkal petir akan tersebar lebih merata. Dalam penghantaran listrik petir, yang harus diperhatikan ialah hambatan listrik pada konduktor perantara antara ujung atas (air terminal) dan pembumian. Harus dirancang jalur terpendek dari air terminal menuju pembumian dan setiap belokan harus mempunyai radius yang cukup besar. Bila hal ini tidak diperhatikan, maka sambaran petir akan mencari penghantar terpendek menuju pembumian, meskipun tidak melalui jalur penangkal petir (seperti melalui jaringan kabel rumah atau pipa plumbing). Ini dapat menyebabkan kebakaran dan bencana lain.

Setelah pemasangan penangkal petir, maka harus dianalisa faktor kemampuan tanah untuk menahan aliran listrik dalam radius tertentu. Pengetesan harus dilakukan untuk menjamin bahwa semua listrik yang menyambar dapat didistribusikan dengan baik. Ini menyebabkan pemasangan penangkal petir harus diserahkan kepada ahli pemasang penangkal petir.


Kalau temen temen mau membuat penangkal petir sederhana sendiri untuk rumah, maka yang harus di siapkan adalah alat penerima logam (spit), kawat penyalur dari tembaga, menyiapkan jaringan saluran dari ujung atas bangunan sampai pada bagian tanah basah. berikut diagram nya, sori agak jelek, bikin nya pakai paintbrush, semoga jelas.


klik untuk membesarkan gambar



Semoga penjelasan singkat saya ini bermanfaat, dan selamat berkreasi...


Sumber:
http://www.getstrike.com
http://indonesia-property.com
http://wikipedia.org
http://wvlightning.com
http://antipetir.asia/
http://news.bbc.co.uk/

PROFIL BURUH ANAK-ANAK DI BANGLADESH

Banyak dari anak-anak Bangladesh pada usia 5 – 15 tahun terlibat dalam berbagai pekerjaan kasar dan berbahaya di pabrik pabrik maupun di luar pabrik. Di bawah ini terdapat foto-foto profil buruh anak-anak Bangladesh, yang diambil gambarnya pada tahun 2008.

-

Shilu bekerja memisahkan batu-batuan dan pasir dengan alat ayakan di tepi sungai Piyan, Bangladesh.

-

-

Anak-anak mengangkat keranjang berisi batu yang berat di atas kepalanya ditepi sungai Piyan, Bangladesh.

-

-

Anak-anak dari daerah pedesaan Gaibandha bekerja di pabrik pembuatan batu bata di kota Dhaka, Bangladesh.

-

-

Anak-anak bekerja di pabrik batu bata di Fatullah, Bangladesh. Untuk 1.000 batu bata yang berhasil mereka bawa, mereka diberi upah 0,9 dolar AS.

-

-

Gadis cilik ini sedang bekerja menumbuk batu bata di sebuah pabrik batu bata di Dhaka, Bangladesh.

-

-

Jasmine 7 tahun, mengumpulkan sampah di pagi hari. Sekitar 5.000 ton sampah dan 1.000 orang pemulung mencari nafkah di tempat ini setiap harinya.

-

-

Alamin 8 tahun, seorang buruh anak, sedang makan siang di tempat pembuangan sampah dimana ia bekerja.

-

-

Seorang buruh anak mengumpulkan batu dari dasar sungai Piyain, Bangladesh.

-

-

Seorang buruh anak sedang mengayak pasir dan batu krikil yang dipungut dari dasar sungai, di dermaga Bhollar di tepi sungai Piyain, Bangladesh. Sedikitnya 10.000 orang, termasuk 2.500 perempuan dan lebih dari 1.000 anak terlibat dalam pekerjaan tersebut. Suplai bahan-bahan bangunan seperti batu dan pasir, dan semen, sangat langka di Bangladesh, sehingga harganya sangat tinggi. Namun para buruh pengumpul batu krikil dan pasir tersebut, hanya menerima upah sekitar 150 taka (kurang dari 2 dolar AS) per hari.

-

-

Buruh anak sedang bekerja disebuah pabrik tekstil di Dhaka, Bangladesh. Sudah umum bagi anak-anak yang orang tuanya miskin bekerja di tempat yang berbahaya serta banyak menggunakan buruh, untuk membantu keluarganya. Rata-rata buruh anak-anak mendapat penghasilan antara 400 – 700 taka (sekitar 5 – 9 dolar AS) per bulan, sedang buruh dewasa bisa berpenghasilan sampai 5.000 taka (sekitar 60 dolar AS) per bulan.

-

-

Seorang anak sedang menjemur ikan di pulau Sonadia, Patukhali, Bangladesh. Ikan kering merupakan makanan Bengali yang digemari, dan lebih dari 50.000 buruh laki-laki, perempuan dan anak-anak dipekerjakan di industri ikan kering di daerah pesisir. Sekitar 300 ton ikan kering diproduksi setiap musimnya, yang dimulai bulan Nopember hingga April.

-

-

Bocah ini bekerja membuat komponen logam di sebuah pabrik di Dhaka, Bangladesh.

-

-

Ia telah bekerja di pabrik selama 2 tahun terakhir, dalam kondisi berbahaya, dan hanya mendapat makan 2 kali sehari.

-

-

Buruh anak-anak sedang beristirahat di sebuah pabrik panci perak di Dhaka, Bangladesh. Selama seminggu bekerja, mereka mendapatkan upah 200 taka (kurang dari 3 dolar AS), bekerja hampir 10 jam per hari, dari pagi sampai larut sore.

-

-

Ali, 13 tahun. Dia juga bekerja di pabrik pembuatan panci di Dhaka. Dia bekerja 10 jam setiap harinya dengan kondisi kesehatan yang membahayakan dan hanya mendapatkan upah 3 dolar AS per minggu.

-

-

Shaifur, 10 tahun, bekerja di pabrik kunci tanpa pengaman masker.

-

-

Seorang buruh anak bekerja di pabrik panci aluminium di Dhaka, Bangladesh.

-

-

Jainal bekerja di pabrik pembuatan panci. Dia telah bekerja di pabrik selama 3 tahun. Dia bekerja mulai pukul 9 pagi sampai pukul 6 sore dan mendapatkan upah sebesar 10 dolar AS (sekitar Rp 94.000) per bulan.

-

-

Dua buruh anak-anak sedang makan siang saat istrihat di sebuah pabrik dimana mereka bekerja.

-

-

17,5 persen dari anak-anak di usia 5-15 tahun di Dkaha (tahun 2006) terlibat dalam kegiatan ekonomi. Banyak dari anak-anak yang terlibat dalam berbagai pekerjaan berbahaya di pabrik pabrik.

-

(Sumber: Zoriah.net)

-

-

-

BERSUKURLAH, ANAK-ANAK DI INDONESIA DILARANG DIPEKERJAKAN SEBAGAI BURUH ! MEREKA DILINDUNGI OLEH “UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN ANAK” !

Blog Archive

Bagaimanakah pendapat Anda tentang Blog saya?

Terima kasih kepada teman teman dan rekan rekan